Waspada! Marak Minta Kode Voucher Game, Modus Membajak Akun Whatsapp, Begini Cara Antisipasinya

Author:

Category:

SAMARINDA – Waspada! Apabila kamu menerima chat WhatsApp dari kasir Indomaret yang mengaku salah kirim voucher game online, kamu wajib waspada. Sebab, itu adalah salah satu modus penipuan untuk meretas akun WhatsApp yang kini kembali marak. Bahkan wartawan mediakaltim.com, sudah mengalaminya. Untung, sudah mewaspadai sebelumnya, sehingga tidak sampai diretas whatsapp.

Dalam modus ini, si kasir Indomaret palsu mengirim pesan WhatsApp ke calon korban yang mengaku salah input nomor telepon HP, dan meminta untuk menyebutkan kode voucher game online yang terkirim ke nomor korban. Di saat yang bersamaan, penipu juga mengirimkan SMS yang berisi tulisan Thailand serta kode yang dimaksud.

Menurut pakar keamanan siber dari perusahaan anti-virus Vaksincom, Alfons Tanujaya, modus ini termasuk dalam kasus penipuan membagikan OTP (one-time password) WhatsApp yang semuanya menggunakan metode serupa.

Artinya, si penipu yang mengaku salah kirim kode voucher game online itu sedang berusaha melakukan login akun WhatsApp dengan menggunakan nomor telepon korban, sehingga muncul SMS dengan bahasa Thailand beserta kode OTP tersebut.

“Usaha pembajakan akun WhatsApp yang akan memicu server WhatsApp mengirimkan SMS ke nomor korbannya dan kerap diakali dengan menggunakan bahasa asing untuk menyamarkan diri dan bertujuan supaya korbannya tidak menyadari bahwa kode yang akan diberikannya adalah kode verifikasi pemindahan akun WhatsApp,” kata Alfons seperti dikutip kumparan beberapa waktu lalu.

Pesan penipuan WhatsApp modus voucher game Indomaret bahasa Thailand. Foto: Dok. Istimewa

Alfons menambahkan, banyak orang menjadi korban trik social engineering yang dimainkan oleh penipu ini. Mereka terpengaruh rayuan kasir Indomaret palsu dan memberikan informasi pribadi yang sensitif.

Ia mengimbau publik agar tidak berbagi informasi pribadi kepada orang tak dikenal. Kalau kode OTP diberikan dengan maksud menolong kasir Indomaret palsu tersebut, maka dalam sekejap akun WhatsApp korban berpindah tangan dan berpotensi disalahgunakan.

Pesan penipuan WhatsApp modus voucher game Indomaret bahasa Thailand. Foto: Dok. Istimewa

Tanda-tanda Whatsapp Dibajak

Umumnya, akun WhatsApp yang dibajak tidak bisa digunakan oleh pemilik. Apabila pengguna terlanjur memberikan kode OTP tersebut dan ragu apakah akun sudah teretas atau belum, kamu bisa simak tanda-tandanya berikut ini:

  1. Akun pengguna mendadak logout atau keluar dengan sendirinya dari aplikasi WhatsApp.
  2. Pesan terbaca dengan sendirinya, meski pengguna belum pernah membukanya.
  3. Ada pesan terkirim ke kontak tertentu tanpa sepengetahuan pengguna. Jika pengguna merasa tidak pernah mengirim pesan kepada orang yang bersangkutan, maka patut dicurigai seseorang telah meretas akun WhatsApp kamu.
  4. WhatsApp Web tiba-tiba aktif. Untuk mengecek apakah orang lain menggunakan akun WhatsApp Anda atau tidak, klik ikon tiga titik di kanan atas tampilan aplikasi WhatsApp. Kemudian, pilih WhatsApp Web.
Cara ambil alih akun WhatsApp yang di-hack
Jika akun Whatsapp berhasil diambilalih, namun korban tetap masih menguasai kartu SIM nomor WhatsApp tersebut, sebenarnya masih ada peluang bagi korban untuk merebut kembali akunnya.
Sebagai langkah pencegahan agar akun tak terbajak lagi, kita bisa mengaktifkan fitur two-step verification di aplikasi WhatsApp. Pelaku penipuan akan sulit mengakses akun WhatsApp karena tidak mengetahui PIN two-step verification.
  1. Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas aplikasi WhatsApp di smartphone.
  2. Pilih menu Settings.
  3. Masuk ke pengaturan Account.
  4. Pilih Two-step verification.
  5. WhatsApp akan memintamu untuk mengaktifkan Two-step verification menggunakan PIN. Tekan Enable di bagian bawah untuk mengaktifkannya.
  6. Buat PIN dengan memasukkan 6 digit angka sesuai dengan yang kamu inginkan. Hindari menggunakan kombinasi angka nomor ponsel, tanggal lahir, atau alamat rumah.
  7. WhatsApp akan memintamu untuk memasukkan alamat email yang akan terintegrasi dengan akun WhatsApp, kalau suatu hari kamu ingin mengganti PIN.
  8. Selesai. Fitur Two-step Verification berhasil terpasang. (red)